SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dua dosen Kesmas UMS berhasil memperoleh pendanaan dalam Program Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026.
Dosen pertama yang memperoleh pendanaan adalah Izzatul Arifah, S.K.M., M.P.H. pada skema Penelitian Terapan – Luaran Model dengan judul penelitian “Pengembangan Model Integrasi Triadik (Ibu Hamil–Suami–Tenaga Kesehatan) Intervensi ANECMA dalam Pencegahan Risiko Anemia Kehamilan di Layanan Kesehatan Primer.”
Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan model intervensi yang melibatkan tiga komponen utama, yaitu ibu hamil, suami, dan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan anemia selama kehamilan. Melalui pendekatan integratif tersebut, penelitian diharapkan dapat menghasilkan model yang efektif untuk mendukung peningkatan kesehatan ibu dan menurunkan risiko komplikasi kehamilan akibat anemia.
Sementara itu, Salsabila Purnamasari, S.K.M., M.P.H. memperoleh pendanaan pada skema Pemberdayaan Masyarakat dengan judul program “Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan dan K3 melalui Pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Industri Tahu Kranggan Makmur, Kartasura, Sukoharjo.”
Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha industri tahu melalui penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan serta penguatan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Melalui program tersebut, diharapkan produktivitas usaha dapat meningkat sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan.
Keberhasilan kedua dosen tersebut menunjukkan komitmen Prodi Kesmas UMS dalam mengembangkan penelitian dan pengabdian yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan kesehatan masyarakat serta pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Program Studi Kesmas UMS menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap hasil penelitian maupun pengabdian yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat kontribusi akademisi dalam pembangunan kesehatan, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Pendanaan yang diperoleh juga menjadi bukti bahwa dosen Kesmas UMS terus aktif menghasilkan inovasi dan karya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, baik dalam bidang kesehatan ibu dan anak maupun pemberdayaan sektor usaha berbasis kesehatan dan keselamatan kerja.
