You are currently viewing Prodi Kesmas UMS Gelar Workshop Peninjauan Visi, Misi, dan Kurikulum untuk Perkuat Mutu Pendidikan

Prodi Kesmas UMS Gelar Workshop Peninjauan Visi, Misi, dan Kurikulum untuk Perkuat Mutu Pendidikan

SURAKARTA – Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Workshop Peninjauan Visi, Misi, dan Kurikulum pada Jumat, 17 Juli 2026 di Multazam Hotel Solo. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Kesmas UMS dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta kebijakan nasional di bidang pendidikan tinggi.

Workshop dihadiri oleh seluruh dosen dan laboran Program Studi Kesehatan Masyarakat UMS yang berperan aktif dalam proses pembelajaran, baik di kelas maupun kegiatan praktikum. Melalui forum ini, berbagai masukan dan evaluasi dihimpun sebagai dasar penyusunan arah pengembangan kurikulum dan penyempurnaan visi serta misi program studi.

Ketua pelaksana kegiatan, Izzatul Arifah, S.K.M., M.P.H., menjelaskan bahwa peninjauan kurikulum merupakan agenda evaluasi berkala untuk memastikan capaian pembelajaran lulusan tetap sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan dunia profesi.

“Peninjauan kurikulum ini merupakan bentuk evaluasi terhadap kurikulum yang telah diterapkan sebelumnya dan akan menjadi dasar pengembangan kurikulum ke depan. Selain meminta masukan dari para dosen, kami juga melibatkan laboran karena mereka memiliki peran penting dalam mendampingi kegiatan praktikum bersama mahasiswa dan dosen, sehingga memiliki perspektif yang sangat berharga terhadap proses pembelajaran,” jelas Izzatul.

Ia menambahkan bahwa proses evaluasi kurikulum tidak berhenti pada lingkup internal program studi. Pada tahap selanjutnya, Prodi Kesmas UMS akan melibatkan berbagai mitra eksternal yang selama ini bekerja sama dalam pelaksanaan pembelajaran lapangan, seperti Puskesmas, Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta institusi mitra lainnya.

“Masukan dari pengguna lulusan dan instansi mitra sangat penting agar kurikulum yang disusun benar-benar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan isu kesehatan masyarakat di masa mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, Tanjung Anitasari I K., S.K.M., M.Kes., selaku Penjaminan Mutu Program Studi Kesehatan Masyarakat UMS, menjelaskan bahwa pelaksanaan workshop ini merupakan bagian dari implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permenristekdikti) Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Menurutnya, peninjauan visi, misi, dan kurikulum menjadi salah satu bentuk implementasi budaya mutu yang harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan oleh setiap program studi.

“Evaluasi kurikulum bukan hanya untuk memenuhi regulasi, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam memastikan mutu lulusan tetap terjaga serta mampu beradaptasi dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat,” ungkap Tanjung.

Melalui workshop ini, Program Studi Kesehatan Masyarakat UMS berharap dapat menghasilkan rumusan visi, misi, dan kurikulum yang semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pemangku kepentingan. Dengan melibatkan sivitas akademika serta mitra eksternal dalam proses evaluasi, Prodi Kesmas UMS terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berkarakter Islami, dan siap menghadapi tantangan kesehatan masyarakat di tingkat nasional maupun global.