You are currently viewing Kesmas UMS Selenggarakan Free Online Short Course tentang Pengobatan Tradisional dan Komplementer dari Perspektif Kesehatan Masyarakat

Kesmas UMS Selenggarakan Free Online Short Course tentang Pengobatan Tradisional dan Komplementer dari Perspektif Kesehatan Masyarakat

SURAKARTA – Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Free Online Short Course bertajuk “Traditional, Complementary, and Integrative Medicine (TCIM) from a Public Health Perspective: Evidence, Safety, Communication, and Integration”. Program ini ditujukan bagi mahasiswa kesehatan masyarakat dan bidang terkait untuk memperluas pemahaman mengenai peran pengobatan tradisional, komplementer, dan integratif dalam sistem kesehatan.

Kursus daring ini dirancang menggunakan pendekatan kesehatan masyarakat yang berbeda dari sebagian besar pelatihan TCIM yang umumnya berfokus pada praktik klinis. Melalui program ini, peserta diajak untuk memahami berbagai aspek penting terkait TCIM, mulai dari karakteristik pengguna dan alasan pemanfaatannya, potensi risiko dan isu keselamatan, peran komunikasi dalam pengambilan keputusan kesehatan, hingga bagaimana sistem kesehatan merespons dan mengintegrasikan TCIM dalam pelayanan kesehatan.

Selain itu, peserta juga akan mempelajari praktik integrasi pengobatan tradisional dan komplementer ke dalam layanan kesehatan primer di Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Program ini terbuka bagi mahasiswa sarjana di bidang kesehatan masyarakat maupun disiplin ilmu terkait tanpa memerlukan latar belakang klinis. Peserta akan memperoleh enam modul pembelajaran, video pembelajaran singkat, bahan bacaan, kuis interaktif, sertifikat penyelesaian, serta pengalaman belajar daring yang fleksibel dan dapat diikuti secara mandiri.

Pendaftaran dibuka mulai 25 April hingga 30 Mei 2026, sementara pelaksanaan kursus berlangsung pada 1–30 Juni 2026. Seluruh materi dapat diakses secara daring dengan estimasi waktu belajar sekitar dua hingga tiga jam per minggu, sehingga memungkinkan peserta untuk belajar sesuai dengan jadwal masing-masing.

Melalui penyelenggaraan short course ini, Prodi Kesmas UMS berharap dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan pengobatan tradisional dan komplementer yang aman, berbasis bukti ilmiah, serta terintegrasi dalam sistem kesehatan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kesmas UMS dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan isu kesehatan global dan kebutuhan masyarakat masa kini.