SURAKARTA – Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dua mahasiswa Kesmas UMS, Firli Shahibah dan Rizka Audia Brilian, berhasil lolos seleksi Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAS) 2026.
KKN MAS merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mengembangkan jiwa kepemimpinan, serta memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Keberhasilan Firli Shahibah dan Rizka Audia Brilian dalam lolos seleksi menunjukkan kesiapan mahasiswa Kesmas UMS untuk berkontribusi secara nyata dalam menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat. Selain menjadi ajang pengabdian, KKN MAS juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan peserta dari berbagai PTMA sehingga memperluas jejaring akademik dan pengalaman lintas daerah.
Program Studi Kesmas UMS senantiasa mendorong mahasiswanya untuk aktif mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi, baik di bidang akademik, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Keikutsertaan mahasiswa dalam KKN MAS menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang mengintegrasikan kompetensi keilmuan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian.
Program Studi Kesmas UMS menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Firli Shahibah dan Rizka Audia Brilian atas capaian yang telah diraih. Diharapkan keduanya dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan KKN MAS 2026 dengan optimal, memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, serta membawa nama baik Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Prodi Kesmas UMS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat kolaborasi, serta mampu mengimplementasikan ilmu kesehatan masyarakat untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
