Surakarta, 18 November 2025 – Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui diraihnya pendanaan hibah RisetMU tahun 2025 oleh para dosen. Prestasi ini menunjukkan komitmen Prodi Kesmas UMS dalam penguatan budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan.
Pada tahun pendanaan 2025, empat dosen Kesmas UMS berhasil lolos dalam beberapa skema hibah RisetMU, meliputi penelitian fundamental, pengabdian kepada masyarakat, hingga kerja sama internasional. Para penerima hibah tersebut adalah:
1. Hibah Penelitian Fundamental Reguler II RisetMU 2025
-
Kusuma Estu W., S.K.M., M.Kes.
-
Tanjung Anitasari I. K., S.K.M., M.Kes.
Keduanya berhasil meraih pendanaan melalui proposal penelitian fundamental yang dinilai memiliki kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu kesehatan masyarakat.
2. Hibah Pengabdian kepada Masyarakat – Skema Kerjasama Internasional RisetMU 2025
-
Kusuma Estu W., S.K.M., M.Kes.
Prestasi ini menunjukkan kemampuan Prodi Kesmas UMS memperluas jejaring kolaborasi global, sekaligus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat berbasis riset pada level internasional.
3. Hibah Pengabdian kepada Masyarakat RisetMU 2025
-
Dwi Linna S., S.K.M., M.P.H.
-
Anisa Catur W., S.K.M., M.Epid.
Kedua dosen tersebut dinilai berhasil mengusulkan program pengabdian yang relevan, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Keberhasilan seluruh dosen penerima hibah RisetMU tahun 2025 ini menjadi bukti nyata kualitas akademik serta dedikasi Prodi Kesehatan Masyarakat UMS dalam mendukung penelitian dan pengabdian yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu, institusi, dan masyarakat luas.
Prodi Kesmas UMS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh dosen yang telah membawa nama baik program studi dan universitas melalui capaian akademik yang membanggakan ini. Semoga prestasi ini menginspirasi sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan kesehatan masyarakat.
