You are currently viewing Mental Health HIV dan Kesehatan Reproduksi

Mental Health HIV dan Kesehatan Reproduksi

Mental health merupakan kondisi sejahtera antara emosional, psikologi maupun sosial dari seseorang dimana ketiga tersebut mempengaruhi bagaimana cara kita berperilaku, mengambil keputusan, bekerja dan berkontribusi pada sosial. Mental health sangat penting diperhatikan di era sekarang karena trend angka kejadian nya setiap tahun semakin meningkat. Mental dan fisik merupakan dua hal yang saling berhubungan, sehingga kita tidak boleh mengenyampingkan kesehatan mental. Kondisi mental health dipengaruhi oleh kepribadian seseorang.

Faktor-faktor penyebab gangguan mental :

  • Genetik
  • Peristiwa Traumatik
  • Hormon

Kesehatan reproduksi adalah seputar fisik, fungsi dan sosial terkait dengan reproduksi. Menyangkut pada pendidikan reproduksi pada remaja yang masih pencarian jati diri.

Cara menjaga kesehatan reproduksi pada remaja :

  • Menjaga kebersihan
  • Menjaga pergaulan
  • Tidak berganti-ganti pasangan
  • Menghindari seks bebas

HIV merupakan suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang dapat melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi penyakit.

HIV bisa ditandai dengan :

  • Sariawan
  • Muncul jamur putih disekitaran lidah

Program khusus untuk penanggulangan HIV yaitu untuk 2 populasi yang berbeda di wilayah Kartasura yaitu :

  • Populasi khusus (ibu hamil, TB, IMS)
  • Populasi kunci (mereka yang berisiko) misalnya, pekerja seks, pelanggan seks, pengguna narkoba suntik.

Ibu hamil disebut populasi khusus karena rentan menularkan ke bayinya dan metode persalinan seperti apa yang diberikan , intinya untuk mencegah bayi terkena HIV.

TB disebut populasu khusus karena memiliki kondisi imun yang rentan.

IMS disebut populasi khusus karena sangat berisiko.

 

Narasumber : dr. Yasmin Zahirah (Puskesmas Kartasura)

Moderator : Wulan Prasesti