Fakultas Ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta mengadakan upacara pelepasan 419 mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Inter Professional Education (IPE) berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Pelepasan KKN IPE dilakukan langsung oleh Rektor Bapak DR. Sofyan Anif, M.Si di halaman gedung rektorat Siti Walidah pada hari Senin, 26 Maret 2018. Di hadapan peserta KKN IPE-AIK, bapk rektor menjelaskan tentang Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tidak melulu menentukan kesuksesan seseorang. Untuk mendapatkan sebuah profesi juga diperlukan soft skill atau lebih dikenal dengan ketrampilan sosial, berinteraksi, berkomunikasi hingga kecerdasan emosional. Ketrampilan soft skill itu hanya dapat diperoleh lewatkegiatan KKN. Disana, mahasiswa diharapkan mampu belajar mengidentifikasi masalah, menemukan solusi yang tepat hingga membuat program yang bermanfaat untuk masayrakat. Bapak Sofyan berpesen agar mahasiswa dapat memanfaatkan waktu KKN IPE-AIK sebaik mungkin. Sebab, pelaksanaan hanya berlangsung selama dua pekan
419 peserta KKN IPE-AIK ini terbagi dari empat program studi, yakni Prodi Keperawatan, Fisioterapi, Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Merka akan ditempatkan di 7 (tujuh) kecamatan di kabupaten Boyolali. ” Nanti dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) atau kecamatan akan didistribusikan ke masing-masing desa.
Kegiatan KKN IPE-AIK baru pertama kali ini dilakukan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan UMS dan merupakan inovasi dari Ibu Dekan Dr. Mutalazimah, S.KM., M.Kes dalam menginternalisasikan nilai AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan).



