SURAKARTA – Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) peminatan Promosi Kesehatan, Ilmu Perilaku, dan Pemberdayaan (PKIP) melaksanakan kunjungan edukatif ke Yayasan Kakak Surakarta pada Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran lapangan yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai pemberdayaan masyarakat, perlindungan anak, serta implementasi promosi kesehatan di lingkungan komunitas.
Kunjungan diawali dengan sesi penyambutan dan pemaparan profil Yayasan Kakak Surakarta. Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai sejarah berdirinya yayasan, visi dan misi organisasi, serta berbagai program yang dijalankan dalam upaya memberikan perlindungan, pendampingan, dan pemberdayaan bagi anak-anak serta kelompok rentan di masyarakat.
Selama kegiatan, mahasiswa berdiskusi secara langsung dengan pengelola yayasan mengenai berbagai isu sosial yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, seperti perlindungan anak, pencegahan kekerasan terhadap anak, kesehatan mental, kesehatan reproduksi remaja, serta pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.
Mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai strategi komunikasi, advokasi, dan edukasi yang diterapkan Yayasan Kakak dalam membangun kesadaran masyarakat serta memperkuat jejaring lintas sektor. Diskusi ini memberikan pemahaman bahwa keberhasilan program kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh intervensi kesehatan, tetapi juga oleh kolaborasi berbagai pihak dalam melindungi kelompok rentan.
Kegiatan lapangan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata di masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan lembaga mitra, mahasiswa dapat memahami bagaimana konsep promosi kesehatan, perubahan perilaku, dan pemberdayaan masyarakat diimplementasikan dalam berbagai program sosial.
Program Studi Kesehatan Masyarakat UMS terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mendorong mahasiswa memahami berbagai tantangan kesehatan masyarakat secara komprehensif. Kolaborasi dengan Yayasan Kakak Surakarta diharapkan mampu memperkaya perspektif mahasiswa mengenai pentingnya pendekatan multidisiplin dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan berdaya.
Melalui kegiatan ini, Prodi Kesmas UMS berharap mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga mengembangkan kepekaan sosial, kemampuan komunikasi, serta jiwa kepemimpinan yang diperlukan untuk menjadi tenaga kesehatan masyarakat yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
