You are currently viewing Pelatihan Mahasiswa di Balai Laboratorium Kesehatan & PAK Jawa Tengah

Pelatihan Mahasiswa di Balai Laboratorium Kesehatan & PAK Jawa Tengah

Mahasiswa Peminatan Kesehatan Lingkungan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta mengadakan kunjungan di Balai Laboratorium Kesehatan & Pengujian Alat Kesehatan Jawa Tengah. Kunjungan mahasiswa dilaksanakan pada hari Selasa, 5 Desember 2023 pukul 08.00-14.00 didampingi oleh Ibu Rezania Asyfiradayati, SKM., MPH. selaku dosen pembimbing. Kunjungan tersebut dimaksudkan dalam rangka pembelajaran mengenai pengukuran kadar udara ambien. Uji udara ambien  nitrogen dioksida mengacu pada SNI 711-2:2017. Standar ini digunakan untuk penentuan nitrogen dioksida di udara ambien dengan metode Griess-Saltzman menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 550 nm dengan kisaran konsentrasi 4 µg/Nm3 sampai dengan 500 µg/Nm3 atau 0,002 ppm sampai dengan 5 ppm udara. Uji udara menggunakan alat impinger. Dalam pemasangan botol impinger tidak boleh terbalik, selang untuk botol juga tidak boleh terbalik karena laju udara yang mengalir didalamnya akan terbalik juga.

Tata cara pengujian berdasarkan SNI dapat dilakukan sebagai berikut :

1. Masukkan larutan penjerap Griess-Saltzman sebanyak 10 mL ke dalam botol penjerap

2. Atur botol penjerap agar terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung

3. Hidupkan pompa penghisap udara dan atur kecepatan alir 0,4 L/menit, setelah stabil catat laju alir awal dan pantau laju alir udara sekurang-kurangnya 15 menit sekali

4. Lakukan pengambilan contoh uji selama 1 jam dan catat temperatur dan tekanan udara

5. Setelah 1 jam matikan pompa penghisap

6. Tepatkan volume larutan yang berada di botol penjerap sampai volume tertentu (Vl) lakukan analisis di lapangan segera setelah pengambilan contoh uji (maksimum 1 jam setelah pengambilan contoh uji).

Setelah melakukan pengujian tersebut, mahasiswa diajarkan untuk menghitung dan membandingkan berdasarkan standar yang berlaku. Diharapkan setelah melakukan pelatihan tersebut, mahasiswa mampu untuk menerapkan uji udara ambien di lapangan.